Mengenal Bagian-Bagian Teleskop dan Fungsinya

By in
No comments


Teleskop merupakan alat yang digunakan untuk memudahkan pengamatan yang dilakukan oleh para astronom. Cara kerja dari alat ini ialah mengumpulkan adanya radiasi elektromagnetik yang kemudian juga mengamati suatu objek dan selanjutnya membentuk citra dari objek yang telah diamati. Teleskop ini mampu meningkatkan kecerahan objek maupun ukuran sudut objek yang diamati.

Teleskop

Teleskop yang dibuat pertama kali oleh Galileo memiliki rentang panjang gelombang terlihat saja. Lalu menjadi panjang gelombang  dalam perkembangannya setelah tahun 1945, untuk yang sekarang digunakan bisa mencakup seluruh spektrum elektromagnetik teleskop setelah tahun 1960 berkembang menjadi eksplorasi ruang.

Apabila pada jaman dahulu alat ini identik dengan antronom yang akan melakukan pengamatan pada benda-benda langit, maka kini siapa pun bisa memiliki dan menggunakannya. Oleh awam, teleskop ini seringkali dimanfaatkan untuk melihat benda-benda langit seperti bulan dan bintang. Tentu akan melegakan jika bisa melihat bulan dan bintang serta benda langit lainnya dengan jelas.

Bagian-Bagian Teleskop dan Fungsinya

Berikut ini akan dijelaskan beberapa bagian dari teleskop yang menjadi alat astronomi yang digunakan oleh para astronom dalam memecahkan misteri semesta:

Bagian pertama dari alat ini ialah findescope optik yang digunakan untuk memperbesar bidang gambar dari objek yang tengah diamati.

Teleskop memiliki focuser-focuser yang berbeda tergantung gaya yang dimiliki. Ada yang melekat pada tabung dan memegang lensa mata alat ini. Umumnya focuser ini mempunyai tombol di sisi teleskop (rak dan pinion serta crayford) yang membuat tabung internal mampu bergerak ke atas dan ke bawah. Dengan begitu fokus dapat diperoleh.

Lensa teleskop merupakan pengaturan pada lensa array barel  yang digunakan untuk membantu perbesaran gambar. Ada banyak ukuran yang disesuaikan dengan focuser dan faktor pembesaran serta gaya.

Masing-masing teleskop pun memiliki tabung yang disebut tabung optik. Itu merupakan tabung berongga yang dibuat dari bahan yang menempel pada bagian teleskop. Untuk teleskop dengan jenis refraktor memiliki lensa utama yang berada di depan dengan fouces yang berada di belakang. Sedangkan untuk jenis reflektor memiliki cermin utama pada bagian depan, belakang, serta focuses berada pada sepanjang sisi atas.

Tripod ini merupakan bagian dari teleskop yang mempunyai tiga kaki dan menjadi penopang teleskop. Adanya tripod ini memudahkan Anda yang ingin menggunakan tripod dalam keadaan berdiri. Ketika ada tripod, Anda cukup memasangkan teleskop pada tripod kemudian Anda bisa langsung mengamati objek tanpa perlu bersusah payah membawa teleskop.

Bagian ini menjadi komponen yang cukup penting dari teleskop. Sebagaimana namanya, pencari ini memudahkan Anda ketika melacak benda-benda yang ada di luar angkasa. Pencari ini berada pada sisi teleskop utama sehingga akan mampu bekerja lebih maksimal dalam menemukan objek-objek yang berada di luar angkasa sekalipun letaknya sangat jauh.

Bagian terakhir adalah lensa barlow. Dimana lensa ini merupakan lensa tambahan yang diletakkan di antara lensa mata dan focuse. Lensa barlow membantu meningkatkan panjang fokus teleskop, serta dapat membantu meningkatkan pembesaran pada teleskop. Hal tersebut akan selaras dengan kefektivitasan peningkatan panjang fokus teleskop.

Demikian bagian-bagian dari teleskop serta fungsinya yang perlu Anda ketahui. Ketika bagian-bagian tersebut berfungsi secara optimal, maka hasil pengamatan juga akan lebih akurat. Jadi memastikan bahwa bagian-bagian teleskop dalam kondisi terawat merupakan keharusan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *