Kain Rayon

Mengenal Kain Rayon dan Perbedaannya dengan Kain Katun

By in
No comments

Masih banyak orang yang belum mengenal kain atau bahan rayon, banyak juga yang mengira bahwa rayon merupakan salah satu jenis dari katun. Meskipun sama-sama terbuat dari bahan alami, rayon dan katun sangat berbeda. Guna memahami lebih jauh tentang kain rayon dan perbedaannya dengan katun, berikut pembahasannya.

Perbedaan Rayon dan Katun

Katun dan rayon merupakan bahan pakaian berbahan dasar serat alami, namun bahan dasar yang digunakan sangat berbeda. Bahan dasar pembuatan katun adalah kapas, sedangkan rayon terbuat dari selulosa pulp kayu. Kayu yang umum digunakan untuk pembuatan bahan rayon adalah serat pohon cemara dan pinus.

Proses pembuatannya pun cukup berbeda, dimana katun dibuat langsung dari serat kapas sedangkan pembuatan rayon harus melewati regenerasi proses kimiawi. Proses kimiawi dalam pembuatan katun menyebabkan rayon tergolong bahan semi sintetis.

Kelebihan Rayon

Banyak orang salah mengira kain rayon merupakan varian dari katun karena karakteristiknya yang mirip. Perbedaan keduanya memang tidak terlalu signifikan, yaitu rayon memiliki karakter yang lebih licin dibanding katun. Selain itu rayon juga memiliki karakteristik lain, sebagai berikut.

  1. Daya Serap Tinggi

Alasan utama rayon banyak disukai sebagai bahan pakaian adalah karena daya serapnya yang tinggi. Hal tersebut memungkinkan pakaian yang terbuat dari bahan rayon mampu menyerap keringat dengan baik, sehingga sangat cocok untuk orang yang sering mengeluarkan keringat.

  1. Tekstur Lembut

Meskipun tidak terbuat dari kapas seperti katun, rayon memiliki tingkat kelembutan yang tidak kalah dari katun. Selain nyaman digunakan, tekstur yang lembut dari bahan rayon dapat meminimalisir terjadinya luka akibat gesekan pada kulit.

  1. Memiliki Banyak Varian dan Warna

Selain karakternya yang lembut dan nyaman digunakan, rayon juga memiliki cukup banyak varian dan merupakan salah satu bahan yang mudah diwarnai. Bahan rayon memiliki sifat yang mudah menyerap zat warna sehingga pilihan warna untuk bahan jenis ini cukup beragam, mulai dari warna gelap hingga cerah.

Rayon juga cukup variatif dan bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Varian rayon yang umum ditemui di pasaran adalah rayon crinkle yang memiliki tekstur berkerut seperti kulit jeruk, rayon poliester yang merupakan gabungan rayon dan poliester, rayon spandek yang elastis dan rayon jersey yang merupakan gabungan bahan sintetis, katun dan wool.

  1. Harga Terjangkau

Faktor harga juga menjadi salah satu alasan banyak orang menyukai kain jenis ini. Selain itu, bahan rayon tidaklah sulit ditemui di pasaran. Harga yang ditawarkan untuk untuk kain jenis ini juga cukup beragam, tergantung kualitasnya.

Cara Perawatan Rayon

Perawatan bahan rayon membutuhkan sedikit perhatian ekstra. Pasalnya, bahan dasar rayon yang merupakan selulosa kayu murni membuat bahan jenis ini kurang stabil. Akibatnya bahan ini mudah meregang dan mengecil.

Agar pakaian yang terbuat dari rayon lebih awet sebaiknya cuci pakaian menggunakan tangan dan air hangat. Jangan pula memeras atau memutar bahan rayon, karena berpotensi merubah bentuk. Pengeringannya cukup letakan di tempat yang datar, jika perlu beralaskan handuk, serta gunakan gantungan yang empuk.

Ketika menyetrika bahan ini juga perlu berhati-hati, hindari penggunaan suhu yang terlalu tinggi karena dapat berpotensi merusak serat selulosa. Setelah disetrika, simpanlah pakaian berbahan rayon dengan cara digantung dan hindari tempat penyimpanan yang lembab, karena bahan ini mudah berjamur.

Itulah penjelasan singkat tentang kain rayon dan perbedaannya dengan kain katun. Setiap jenis kain memerlukan perawatan yang berbeda-beda agar lebih tahan lama dan tidak mudah rusak. Jika Anda ingin tahu cara perawatan kain jenis lainnya, Anda bisa mengunjungi laman cleanipedia.com. Berbagai artikel sejenis lainnya bisa Anda temui di laman tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *